order
Tampilkan postingan dengan label Sma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sma. Tampilkan semua postingan

Hakikat Ideologi (pengertian dan Fungsi Ideologi)



hakikat ideologi

Pengertian Ideologi
Istilah ideologi berasal dari bahasa yunani yaitu idein yang memiliki arti melihat. Selanjutnya istilah ideologi ini dalam bahasa inggris menjadi idea yang bermakna gagasan, cita – cita, konsep, serta kata logika yang berarti ajaran. Istilah ideologi adalah ajaran atau ilmu menganai gagasan dan buah pikiran. Istilah ideologi pertama kali di cetuskan oleh Destuct de Tracy, seorang filsafat perancis yang mengemukakan bahwa ideologi sebagai ilmu mengenai gagasan – gagasan yang manunjukan jala kebenaran menuju masa depan. Dengan demikian ideologi dapat diartikan sebagai falsafah hidup.
Berikut beberapa pendapat mengenai ideologi dari para ahli :
Hagel menyatakan bahwa ideologi adala produk kebudayaan dari suatu masyarakat. Dalam arti tertentu ideologi adalah manifestasi dari kenyataan sosial.
Dr. Alfian menyatakan bahwa ideologi adalah pandangan atau sistem bilateral yang menyeluruh dan mendalam mengenai cara yang sebaiknya yaitu secara moral dianggap benar dan adil serta ngatur tingkah laku bersama dalam berbagai segi kehidupan.
Padmo Wijayono meyatakan ideologi adalah kesatuan yang bulat dan utuh dari ide – ide dasar.

Fungsi Ideologi
Setiap bangsa memerlukan ideologi dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karenanya, ideologi sangat menentukan keberadaan suatu bangsa dan negara. Begitu pentingnya suatu ideologi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga ideologi dapat difungsikan sebagai berikut.
1.    Struktur koknitif yaitu keseluruhan pengentahuan yang merupakan landasan untuk memehami dan menafsirkan dunia serta kejadian – kejadian dalam alam sekitarnya.
2.    Orientasi pasar yaitu membuka wawasan sehingga memberikan makna dan menunjukan tujuan didalam kehidupan manusia.
3.    Memberikan norma – norma yang menjadi pedoman dan menjadi pedoman bagi seseorang atau masyarakat untuk melangkah dan bertindak
4.    Memberikan bekal dan jalan bagi seseorang atau masyarakat untuk menemukan identitasnya
5.    Kekuatan yang mampu menyemangati dan mendorong seseorang atau masyarakat untuk menjalankan keiatan dan mencapai tujuan
6.    Pendidikan bagi seseorng atau masyarakat untuk memahami, menghayati dan membuat pola tingkah lakunya sesuai dengan orientasi dan norma – norma yang terkandung di dalamnya.


Pengertian dan Unsur Terbentuknya Bangsa

Hay guys,, hari ini dosenoscar mau membahas pelajaran PKN nih,, tema dosenoscar hari ini adalah pengertian bangsa dan proses terbentuknya bangsa. Untuk lebih lengkapnya lihat penjelasan berikut.

Unsur terbentuknya bangsa (dosenoscar.blogspot.co.id)
Pengertian bangsa menurut para ahli
Ernest Renan (1823-1892), Bangsa adalah satu jiwa yang melekat pada sekelompok manusia yang merasa dirinya bersatu karena mempunyai nasib dan penderitaan yang sama pada masa lampau dan mempunyai cita-cita yang sama tentang masa depan.

Hans Kohn - Bangsa adalah buah hasil tenaga hidup manusia dalam sejarah. Suatu bangsa merupakan golongan yang beraneka ragam dan tidak bisa dirumuskan secara eksak. Kebanyakan bangsa memiliki faktor-faktor objek tertentu yang membedakannya dengan bangsa lain. Faktor itu berupa persamaan adat istiadat, kesamaan politik, perasaan, dan agama.

Pengertian Bangsa secara Sosiologis Antropologis : bangsa adalah perkumpulan hidup yang berdiri sendiri dan setiap anggota perkumpulan hidup tersebut memiliki satu kesatuan ras, bahasa, agama, dan istiadat yang sama. Perkumpulan atau persekutuan dalam arti ini adalah orang-orang yang saling membutuhkan dan bekerja sama untuk mencapai tujuan hidup bersama dalam suatu wilayah tertentu.

Pengertian Bangsa dalam Arti Politis : bangsa adalah suatu masyarakat dalam suatu wilayah tertentu dan mereka yang patuh kepada pemimpin yang ada. Jadi, bangsa dalam arti politik adalah sekelompok atau persekutuan orang yang mempunyai kepentingan dan tujuan yang sama. Dalam arti inilah yang akhirnya memunculkan paham nasionalisme atau cinta terhadap tanah air. Selain dari itu bangsa juga berasal dari orang-orang yang memiliki kesamaan latar belakang sejarah, penglaman, dan perjuangan dalam mencapai hasrat untuk bersatu.

Pengertian bangsa secara umum : Bangsa adalah sekelompok orang yang memiliki kehendak untuk bersatu dan tinggal di suatu wilayah tertentu dengan beberapa budaya yang sama.

Ciri-ciri suatu bangsa
Sekelompok manusia yang memiliki rasa kebersamaan.
Memiliki wilayah tertentu tetapi belum memiliki pemerintahan sendiri
Ada kehendak bersama untuk membentuk pemerintahan yang dibuatnya sendiri
Tidak ditentukan secara pasti waktu kelahirannya
Dapat terjadi karena adanya kesamaan dalam identitas budaya, agama, bahasa sehingga dapat membedakan bangsa lalainnya.

Unsur-unsur terbentuknya suatu bangsa
Adanya persamaan asal keturunan, yaitu sekumpulan orang disatu wilayah tertentu memiliki keturunan yang sama. Contohnya bangsa Indonesia berasal dari rumpun bangsa Melayu yang kemudian diperkaya oleh variasi percampuran antar daerah.

Adanya persamaan tempat tinggal yang disebut dengan tanah air, contonya pada indonesia yang meliputi dari sabang sampai merauke.

Adanya persamaan pola kebudayaan, yaitu cara hidup sebagai suku bangsa dengan segala adat istiadatnya yang sama antara satu daerah dengan daerah yang lain.

Adanya persamaan cita-cita, yaitu persamaan cita-cita hidup bersama sebagai bagsa yang merdeka dan berdaulat.





Pengertian Rabun jauh(hipermetropi) dan contoh soal

Rabun dekat atau hipermetropi adalah gangguan kerusakan mata dimana penglihatan pada jarak baca normal bayangan dari lensa mata jatuh di belakang retina, hal ini karena lensa mata tidak dapat menjadi sangat cembung (terlalu pipih). Agar dapat melihat jelas benda-benda pada jarak baca normal maka cacat mata ini perlu dibantu dengan menggunakan lensa cembung.
Berikut ini adalah bagan pembentukan bayangan pada hipermetropi sebelum dan sesudah memakai lensa cembung :
Rabun dekat(hipermetropi)


Penjelasan gambar :Gambar sebelum memakai kaca mata: Berkas cahaya dari jarak baca normal (cahaya kuning) akan dibiaskan oleh lensa mata di belakang retina, berkas cahaya baru akan dibiaskan tepat di retina jika benda lebih jauh dari jarak baca normal (yaitu titik dekatnya).
Gambar sesudah memakai kaca mata: lensa positif mengubah arah rambat cahaya yang berasal dari jarak baca normal seolah-olah berasal dari titik dekatnya (PP), kemudian lensa mata mengubah arah rambat cahaya ini menuju retina.

Rumus perhitungan rabun dekat atau hipermetropi :So = Sn (jarak baca normal = 25 cm)Si = – PP (titik dekat hipermetropi), tanda minus menunjukkan bahwa bayangan maya yang terletak di titik dekatnya. Ukuran lensa yang digunakan :
P = 100/So – 100/Si atau P = 4 – 100/Si



Contoh soal :
Seorang penderita hipermetropi mampu membaca dengan tanpa menggunakan kacamata pada jarak 50 cm. berapakah ukuran kekuatan lensa yang harus dipakai orang tersebut agar bisa membaca dengan jarak baca normal ?

Pembahasan
Diketahui :
Sn = So = 25 cm
Si = 50 cm
Jawab :
P = 4 - 100/Si
P = 4 - 100/50
P = 4 – 2
P = 2 dioptri

Pengertian Miopi Dan Contoh Soal

Miopi atau rabun jauh adalah sebuah kerusakan mata di mana bayangan yang dihasilkan jatuh di depan retina ketika mata berakomodasi dalam keadaan santai. Hal ini terjadi karena lensa mata tidak dapat menjadi sangat pipih (terlalu cembung). Penderita penyakit ini tidak dapat melihat jarak jauh dan dapat ditolong dengan menggunakan kacamata negatif (berlensa cekung).
Terjadinya miopi atau rabun jauh lebih dipengaruhi oleh bagaimana seseorang menggunakan indra penglihatanya, dalam hal ini seseorang yang lebih banyak menghabiskan waktu di depan layar komputer ataupun barang-barang yang memancarkan radiasi yang langsung kontak dengan mata ataupun seseorang yang menghabiskan banyak waktunya untuk membaca tanpa istirahat serta dengan jarak pandang yang terlalu dekat akan lebih besar kemungkinannya untuk menderita miopi. Selain hal tersebut, faktor lingkungan turut serta memengaruhi contohnya pada rabun malam yang disebabkan oleh kesulitan mata untuk memfokuskan cahaya dan membesarnya pupil, keduanya karena kurangnya cahaya, menyebabkan cahaya yang masuk kedalam mata tidak difokuskan dengan baik.
Mata penderita miopi
Penjelasan gambar :
Sebelum memakai lensa cekung, cahaya yang berasal dari tempat jauh (diluar jangkauan penglihatan) oleh lensa mata dibiaskan di depan retina sedang cahaya dari tempat dekat (dalam jangkauan penglihatan) tepat dibiaskan di retina.
Setelah memakai lensa cekung, akan mengubah arah rambat cahaya sejajar menjadi menyebar sehingga seolah-olah cahaya berasal dari daerah jangkauan penglihatan.

Dalam perhitungan miopi :So = letak benda sebenarnya (~)Si = – PR (batas maksimum jangkauan penglihatan) tanda (-) menggambarkan bayangan di depan lensa.
Dari persamaan :
Formula miopi
diperoleh bahwa:f = – PR
Ukuran lensa yang digunakan adalah :P = kekuatan lensa dalam satuan dioptri (D)f = jarak fokus lensa kaca mata dalam satuan meter (m).
Contoh soal Miopi
Seorang penderita miopi / rabun jauh hanya mampu melihat benda dengan jelas paling jauh pada jarak 5 m dari matanya. Berapakah ukuran kekuatan lensa kaca mata yang diperlukanya ?
Diketahui :
So =  ̴
Si = PR = 5 M
Ditanyakan P = ?
Jawab :
P = -1/PR
P = -1/5 dioptri
P= - 0,20 dioptri

Bagian-Bagian Mata Manusia

Mata adalah alat indra penglihatan yang dianggap sebagai alat optik yang sangat penting bagi manusia. Mata merupakan alat indra yang sangat peka terhadap rangsangan dari luar. Mata juga sangat rentan bila mendapat releks sentuhan.
Bagian -bagian mata

Berikut adalah bagian-bagian mata beserta fungsinya :
Lapisan Sklera, Lapisan terluar dari bola mata, tersusun oleh jaringan ikat berwarna putih buram. Fungsi dari Lapisan Sklera sendiri adalah mempertahankan dan melindung bola mata.
Lapisan Koroid , Lapisan tengah yang berwarna gelap, banyak mengandung pembuluh darah. Fungsi dari Lapisan Koroid sendiri adalah mensuplai kebutuhan makanan dan oksigen ke retina, dan mencegah pemantulan cahaya yang masuk ke dalam bola mata.
Kornea merupakan lapisan terluar yang keras untuk melindungi bagian-bagian lain dalam mata yang halus dan lunak.
Aqueous humor (cairan) yang terdapat di belakang kornea fungsi untuk membiaskan cahaya yang masuk ke dalam mata.
Lensa terbuat dari bahan bening (optis) yang elastik, merupakan lensa cembung berfungsi membentuk bayangan. Iris (otot berwarna) membentuk celah lingkaran yang disebut pupil.
Pupil berfungsi mengatur banyak cahaya yang masuk ke dalam mata. Lebar pupil diatur oleh iris, di tempat gelap pupil membuka lebar agar lebih banyak cahaya yang masuk ke dalam mata.
Retina (selaput jala) terdapat di permukaan belakang mata yang berfungi sebagai layar tempat terbentuknya bayangan benda yang dilihat. Bayangan yang jatuh pada retina bersifat : nyata, diperkecil dan terbalik.
Bintik buta merupakan bagian pada retina yang tidak peka terhadap cahaya, sehingga bayangan jika jatuh di bagian ini tidak jelas/kelihatan, sebaliknya pada retina terdapat bintik kuning.
Otot mata, ini berguna untuk mengatur besar dan kecilnya lensa yang juga merupakan penyangga lensa kristalin.
Bintik kuning, cairan bening yang umumnya berada pada rongga mata. Memiliki fungsi meneruskan cahaya dari lensa menuju ke retina.
Viretus humor Posisi dari bagian ini di retina yang memiliki bagian yang paling peka terhadap respon dari luar.
Saraf optik mentransmisikan impuls cahaya yang di tangkap retina menuju otak. Menghubungkan ke bagian belakang mata dekat makula. Bagian terlihat dari saraf optik disebut disk optik.



Daya Akomodasi Mata. Perlu diketahui bahwa jarak antara lensa mata dan retina selalu tetap. Sehingga dalam melihat benda-benda pada jarak tertentu perlu mengubah kelengkungan lensa mata. Untuk mengubah kelengkungan lensa mata, yang berarti mengubah jarak titik fokus lensa merupakan tugas otot siliar. Hal ini dimaksudkan agar bayangan yang dibentuk oleh lensa mata selalu jatuh di retina. Pada saat mata melihat dekat lensa mata harus lebih cembung (otot-otot siliar menegang) dan pada saat melihat jauh lensa harus lebih pipih (otot-otot siliar mengendor). Peristiwa perubahan-perubahan ini disebut daya akomodasi.
Manusia memiliki dua batas daya akomodasi (jangkauan penglihatan) yaitu :
1. titik dekat mata (punctum proximum) adalah jarak benda terdekat di depan mata yang masih dapat dilihat dengan jelas. Untuk mata normal (emetropi) titik dekatnya berjarak 10cm s/d 20cm (untuk anak-anak) dan berjarak 20cm s/d 30cm (untuk dewasa). Titik dekat disebut juga jarak baca normal.
2. titik jauh mata (punctum remotum) adalah jarak benda terjauh di depan mata yang masih dapat dilihat dengan jelas. Untuk mata normal titik jauhnya adalah “tak terhingga.

Konsep Asam Basa Menurut Para Ahli

Istilah asam (acid) berasalah dari bahsasa latin acelum yang berarti cuka. Sebaliknya,senyawa yang memiliki sifat sangat berbeda disbanding asam yaitu senyawa alkali (basa) yang diturunkan dari abu berbagai tanaman. Suatu senyawa dapat diketahui bersifat asam atau basa jika berada dalam bentuk larutannya. Istilah asam digunakan untuk senyawa yang dalam bentuk larutannya menghasilkan ion hydrogen (H+).  Sementara itu, basa digunakan untuk senyawa yang dalam bentuk larutannya terurai menjadi ion hidroksida (OH-).

Konsep Asam Basa Menurut Para Ahli
Untuk mengetahui lebih jauh mengenai pengertian maupun pemahaman tentang asam basa sebaiknya ketahuilah beberapa teori yang disebutkan oleh para ahli seperti berikut ini :

1.    Teori Arrhenius

Pada tahun 1886, Svante August Arrhenius, seorang ilmuwan dari Swedia menyatakan teori tentang asam dan basa. Menurut Arrhenius, asam merupakan zat yang menghasilkan ion hydrogen apabila terlarut dalam air, sedangkan basa didefinisikan sebagi zat yang menghasilkan ion hidroksida jika dilarukan dalam air. Jadi teori ini haya terbatas pada pelarut air saja. Jika pelarutnya bukan air dan zat yang terurai tidak mengandung hydrogen dan hidroksida, teori ini tidak berlaku. Contoh reaksi yang tidak dapat dijelaskan dengan teori Arrhenius yaitu :

N ¬ H3 + HCl ---> NH4Cl

Reaksi tersebut tidak melibatkan adanya H+ dan OH-. Proses terurainya zat menjadi ion-ion disebut ionisasi.

2.    Teori Bronsted dan Lowry

Johannes Nicolaus Bronsted
Pada tahun 1923, Johannes Nicolaus Bronsted, seorang kimiawan dari Danmark dan Thomas Martin Lowry, yang juga seorang kimiawan dari Amerika Serikat mendefinisikan tentang asam basa.  Menurut Bronsted dan Lowry, asam adalah spesi yang memberikan (donor) proton, sedangkan basa adalah spesi yang bertindak sebagai penerima proton dalam suatu reaksi transfer proton.

Thomas Martin Lowry
Teori Bronsted dan Lowry melengkapi konsep asam basa Arrhenius. Ion hidroksida dalam teori Arrhenius tetap menjadi asam dalam teori Bronsted dan Lowry.  Ion hidroksida ini menerima ion hydrogen membentuk H¬2O.  Teori Bronsted dan Lowry ini memiliki keleman tidak dapat menjelaskan reaksi asam basa yang tidak melibatkan transfer proton.

3.    Teori Lewis
Pada tahun 1923, Gilbert N. Lewis seorang kimiawan dari Amerika Serikat mendfinisikan asam basa berdasarkan teori ikatan kimia. Menurut Lewis, asam adalah penerima (akseptor) pasangan electron bebas.  Sementara itu, basa adalah pemberi atau donor pasangan electron bebas.

Gilbert N. Lewis
Teori asam basa lewis lebih luas pengertiaannya dibandingkan dengan dua teori sebelumnya. Spesi apapun yang dapat menerima pasangan electron bebas disebut asam Lewis. Contoh asam Lewis yaitu H+, B2H6, BF6, AlF6, Fe2+, Cu2+, dan Zn2+.  Suatu spesi tidak selalu menyediakan orbital kosong untuk menjadi asam Lewis.

Spesi beruba molekul atau ion yang mendonorkan pasangan electron bebasnya disebut basa Lewis. Contoh ion halide (Cl-, F-, Br- dan I-), NH3, OH-, H2O senyawa yang mengandung unsure N, O atau S senyawa golongan eter, keton dan CO2.